Tampilkan postingan dengan label Nelayan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nelayan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

Terdampar di India, 3 Nelayan Pulang dengan Kapal Perang


BANDA ACEH - Tiga nelayan tradisional Aceh yang terdampar di India saat mencari hiu, hari ini dipulangkan ke Tanah Air. Mereka dipulangkan menggunakan kapal perang KRI Pati Unus.

Junaidi (28), Muhibuddin Aiyub (24), dan Normansyah (25) asal Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, sempat dinyatakan hilang sebelum diketahui terdampar di Pulau Andaman, India.

Panglima Laot Aceh, Teuku Bustamam, mengatakan ketiga nelayan dipulangkan dengan KRI Pati Unus yang kebetulan berada di India dalam rangka memenuhi undangan dinas.

Rabu, 13 Juli 2011

25 Nelayan Diselamatkan Kapal Amerika

DENPASAR – Sebanyak 25 nelayan berhasil diselamatkan kapal perang Amerika Serikat (AS) setelah kapal yang mereka pakai mencari ikan tenggelam di perairan Samudra Hindia.

Ke-25 nelayan Kapal Motor Jimy Wijaya 09 itu tiba di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali kemarin. “Meski tidak mendapat hasil tangkapan, kami bersyukur semua selamat,” ujar Dayun Sawega, salah seorang nelayan, begitu turun dari kapal.

Kamis, 19 Mei 2011

Kembalikan Kejayaan Kelautan

Indonesia menargetkan akan menjadi negara penghasil ikan terbesar di dunia pada 2015 mendatang. Pernyataan ini bukanlah pernyataan omong kosong semata.

Sebagai negara maritim yang memiliki kekayaan laut yang tak terhingga memungkinkan kejayaan masa lalu Indonesia sebagai penguasa samudra akan segera terrealisasi. Apa lagi investasi asing di sektor perikanan tahun 2010 meningkat 71,67% menjadi US$ 18 juta dibanding 2009 senilai US$ 5,1 juta.

Jumat, 11 Maret 2011

Malaysia Tangkap Tujuh WNI

Malaysia Tangkap Tujuh WNI 

PEMERINTAH Malaysia menangkap tujuh warga negara Indonesia (WNI) di perairan Malaysia Selatan. Para WNI tersebut ditangkap dengan tuduhan mencoba merompak sebuah kapal tanker milik Malaysia.

Petugas administrasi kepolisian maritim Malaysia Zulkifli Abu Bakar mengatakan semua WNI tersebut melengkapi diri dengan senjata tajam, seperti kapak dan bayonet. Mereka naik ke kapal tanker Majuro yang terdaftar berlabuh di Negara Bagian Johor.

Rabu, 09 Maret 2011

RI undang investor Filipina bangun industri perikanan

 

JAKARTA: Pemerintah menawari investor Filipina untuk berinvestasi membangun industri perikanan di Indonesia, guna menekan insiden saling tangkap nelayan kedua negara di wilayah perbatasan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan investor Filipinan ditawari kerja sama oleh pemerintah agar ikan yang diambil dari perairan Indonesia diolah di dalam negeri dan tidak dibawa ke Filipina.

Pemerintah Didesak Bebaskan 197 Nelayan di Australia

foto 
TEMPO Interaktif, GARUT -- Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Cabang Kabupaten Garut, Jawa Barat meminta pemerintah untuk memberikan pendampingan hukum terhadap Badrudin bin Madtahri, 45 tahun, nelayan asal Kampung Jampang, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, yang ditahan kepolisian Australia.

Senin, 15 November 2010

Australia Janji Tidak Bakar Perahu Nelayan

TEMPO Interaktif, Kupang - Pemerintah Australia berjanji tidak akan membakar perahu nelayan asal Nusa Tenggara Timur yang tertangkap karena melewati batas perairan kedua negara.

"Kita punya aturan baru agar tidak merusak atau membakar perahu nelayan asal NTT yang ditangkap," kata Ministri Consellor Bidang Politik dan Ekonomi, Mr Mickael Bliss di Kupang, Minggu (14/11).

Rabu, 03 November 2010

Indonesia-Australia segera Bahas Soal Nelayan

JAKARTA--MICOM: Menghadapi persoalan nelayan Indonesia berdemonstrasi di pusat hukuman di Australia, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan secepatnya kedua negara akan melakukan pertemuan tingkat teknis untuk memulangkan mereka ke Tanah Air. Namun Marty belum bisa menyebutkan kapan pertemuan tersebut akan dilaksanakan.

Senin, 25 Oktober 2010

Nelayan Khawatir Minyak Tumpahan Tanker Masuk Tambak

example2

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Tenggelamnya KM Laut Emas yang membawa 850 kiloliter minyak hitam di perairan Kotabaru mulai dicemaskan petambak ikan di kawasan Stagen-Tarjun.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Ratusan Nelayan Enggan Melaut Terkait Isu Tsunami

Metrotvnews.com, Padang: Ratusan nelayan yang tinggal di Pesisir Pantai Bungus, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sumatera Barat, membatalkan niatnya untuk pergi kelaut akibat beredarnya isu akan terjadi gempa dan tsunami di daerah itu.

Kamis, 21 Oktober 2010

KJRI Kuching Bebaskan Pelaut

PONTIANAK- Pelaut WNI yang ditangkap Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM), akhirnya diberikan keputusan bebas murni oleh pengadilan Malaysia. Keputusan tersebut tak terlepas dari upaya KJRI Malaysia, dalam memperjuangkan kebebasan kelima warga Negara Indonesia tersebut. “Saat ini (kemarin-red) mereka telah dipulangkan ke Pontianak, kemudian mereka yang berasal dari luar Kalbar dipulangkan melalui pelabuhan Pemangkat menuju pulau Serasan,” ungkap Acting Konsul Jenderal RI Kuching Serawak, Rafail Walangitan, saat dihubungi kemarin (20/10).