Rostov-On-Don (ANTARA/RIA Novosti-OANA) - Rusia telah menyelesaikan bagian kontraknya mengenai pengiriman pesawat A-50 Mainstay AWACS ke India, kata seorang pejabat industri pesawat terbang Rusia.
India memesan tiga varian A-SOEI, yang dikembangkan berdasarkan pesawat transpor militer Il-76MD dan dilengkapi dengan sistem radar Phalcon buatan Israel, pada 2004.
Dua pesawat pertama telah dioperasikan oleh Angkatan Udara India (IAF).
"Kami telah selesai menyetel pesawat transpor (ketiga) untuk tugas-tugas khusus, dan mengirimkannya ke Israel pada Oktober untuk disetel dengan peralatan elektronik untuk selanjutnya dikirimkan ke India," kata seorang juru bicata pusat industri pesawat tersebut,Rabu.
Dalam banyak aspek, A-50 adalah sebanding dengan E-3 Sentry Angkatan Udara Amerika serikat.
Pesawat tersebut disetel dengan sistem pengisian bahan bakar di angkasa dan peralatan perang elektronik, serta dapat mendeteksi target-target sampai sejauh 400 kilometer.
Menurut media India, IAF akan memesan dua lagi pesawat A-50 dari Rusia dan Israel di masa depan.
Selain pesawat A-50 Rusia, India juga telah membeli delapan pesawat Boeing P-81 Long-range Maritime Reconnaissance (LRMR) dari AS, dan menandatangani kesepakatan dengan Brazilia untuk bekerja sama mengintegrasikan pengembangan di dalam negeri sistem AWACS ke dalam tiga pesawat Embraer-145 bikinan Brazilia, yang kemudian akan ditugaskan pada Angkatan Udara India.
India memesan tiga varian A-SOEI, yang dikembangkan berdasarkan pesawat transpor militer Il-76MD dan dilengkapi dengan sistem radar Phalcon buatan Israel, pada 2004.
Dua pesawat pertama telah dioperasikan oleh Angkatan Udara India (IAF).
"Kami telah selesai menyetel pesawat transpor (ketiga) untuk tugas-tugas khusus, dan mengirimkannya ke Israel pada Oktober untuk disetel dengan peralatan elektronik untuk selanjutnya dikirimkan ke India," kata seorang juru bicata pusat industri pesawat tersebut,Rabu.
Dalam banyak aspek, A-50 adalah sebanding dengan E-3 Sentry Angkatan Udara Amerika serikat.
Pesawat tersebut disetel dengan sistem pengisian bahan bakar di angkasa dan peralatan perang elektronik, serta dapat mendeteksi target-target sampai sejauh 400 kilometer.
Menurut media India, IAF akan memesan dua lagi pesawat A-50 dari Rusia dan Israel di masa depan.
Selain pesawat A-50 Rusia, India juga telah membeli delapan pesawat Boeing P-81 Long-range Maritime Reconnaissance (LRMR) dari AS, dan menandatangani kesepakatan dengan Brazilia untuk bekerja sama mengintegrasikan pengembangan di dalam negeri sistem AWACS ke dalam tiga pesawat Embraer-145 bikinan Brazilia, yang kemudian akan ditugaskan pada Angkatan Udara India.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Anda dapat menggunakan acount FB anda untuk posting komentar