Tampilkan postingan dengan label Perompakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perompakan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2012

KOARMABAR PERKETAT PENGAWASAN LAUT ANTISIPASI BAJAK LAUT

Jakarta, Komando Armada RI Kawasan Barat memperketat pengawasan dan pengamanan wilayah laut NKRI untuk mengantisipasi ancaman bajak laut, pencurian ikan, imigran gelap, penjualan manusia, dan tindak kejahatan laut lain.

"Kami telah menempatkan kapal-kapal di sejumlah perairan mulai dari Selat Sunda hingga Bangka Belitung. Kami terus melakukan patroli di wilayah laut, khususnya di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I," kata Panglima Koarmabar Laksamana Muda TNI Didit Herdiawan usai Serah Terima Jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) di Markas Komando Lantamal III di Jakarta, Senin.

Senin, 12 Maret 2012

TNI AL Tangkap Lima Pembajak Kapal di Palu


PALU - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu, berhasil menangkap lima orang dari tujuh orang pembajak Tug Boat atau penarik kapal tongkang beserta tongkangnya pada Senin (5/3/2012).

Penangkapan dilakukan berdasarkan telegram dari Badan Koordinasi Keamanan Laut Pusat (Bakorkamla) bahwa adanya kapal yang sedang dibajak di Selat Makassar.

Senin, 16 Januari 2012

Kapal Perang Spanyol Terlibat Baku Tembak


MADRID, KOMPAS.com -- Kapal perang Angkatan Laut Spanyol dilaporkan terlibat baku tembak dengan segerombolan perompak di lepas pantai Somalia, Kamis (12/1/2012). Satu perompak tewas dalam baku tembak itu dan enam orang lainnya ditangkap pasukan Spanyol.

Menurut Kementerian Pertahanan Spanyol, insiden tersebut terjadi Kamis pagi, saat tiba-tiba sebuah perahu bajak laut melepaskan tembakan ke kapal SPS Patino, kapal logistik AL Spanyol. Saat tembakan para perompak itu berlanjut, pasukan Spanyol membalas dengan tembakan ringan untuk menetralisasi serangan.

Senin, 02 Januari 2012

Kejar Perompak Sin Hin - 6, TNI AL Kerahkan KRI Pattimura

Kejar Perompak Sin Hin - 6,  TNI AL Kerahkan KRI Pattimura

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - TNI AL mengerahkan KRI Patimura untuk melakukan pengejaran, terhadap pelaku perompakan tongkang Sin Hin-6 milik perusahaan pelayaran Malaysia, dengan muatan alat berat, dump truck serta peralatan konstruksi, yang terjadi di perairan laut Malaysia pada Rabu (28/12/2011) lalu.

Senin, 31 Oktober 2011

Inggris Tempatkan Pengawal Bersenjata dalam Kapal-kapal Dagang


Kapal-kapal dagang yang berbendera Inggris dan berlayar di kawasan Tanduk Afrika akan diizinkan membawa pengawal bersenjata untuk mengusir pembajak, kata Perdana Menteri David Cameron hari Minggu.

Perusahaan perkapalan itu, kata Cameron lewat siaran televisi Inggris, bisa minta izin khusus dari pemerintah untuk menempatkan pengawal dan senjata yang bisa digunakan ketika kapal-kapalnya berlayar di lepas pantai Somalia, di teluk Aden dan juga di Laut Arab.

Tanker dan bargas diselamatkan dari perompak di Laut Cina Selatan


Pihak berwenang Malaysia telah menyelamatkan sebuah tanker dan sebuah kapal bargas yang dibajak perompak di Laut Cina Selatan.

Kapal-kapal Angkatan Laut dari Malaysia dan Indonesia mencegat tanker tersebut, yang membawa minyak dan gas bernilai sekitar 4-setengah juta dollar.

10 orang bersenjatakan senapan dan pisau kabur dengan speedboat.

Rabu, 21 September 2011

Enam WNI Ditangkap Malaysia, Kemenlu Belum Tahu


JAKARTA - Hubungan Indonesia dengan Malaysia kembali memanas. Kali ini, pihak Indonesia yang mencari gara-gara duluan. Seperti dilansir media setempat, enam orang WNI ditangkap otoritas Malaysia karena diduga terlibat aksi pembajakan.

Sayangnya, hingga tadi malam pihak Kementerian Luar Negeri (Kemelu) masih belum mendapatkan kabar resmi terkait penangkapan tersebut. Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWI dan BHI) Kemlu Tatang Razak menjelaskan, hingga tadi malam pihak pemerintah Malaysia maupun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur belum memberikan informasi resmi. "Saya tahunya barusan dari media online," jelas dia saat dihubungi tadi malam (20/9).

Jumat, 16 September 2011

TNI AL Berhasil Kondusifkan Selat Malaka

JAKARTA -TNI Angkatan Laut (AL) dinilai berhasil mewujudkan kondusifitas keamanan di kawasan Selat Malaka yang menjadi jalur vital lalu lintas perdagangan global. "Terwujudnya keamanan ini setelah kita rutin melaksanakan operasi regular maupun khusus," ujar Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Soeparno usai memimpin upacara serah terima jabatan Panglima Komando Armada RI kawasan Barat (Pangarmabar) dan Panglima Komandi Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) di Jakarta, Senin (12/9).



Didit Herdiawan sebagai Pangarmabar menggantikan Laksamana Muda TNI Hari Bowo. Sedangkan, jabatan Pangkolinlamil yang telah ditinggalkan Didit digantikan Laksamana Pertama TNI Agung Pramono.

KSAL menyatakan, turunnya ancaman kerawanan di Selat Malaka tak menyurutkan TNI AL melaksanakan operasi. Dalam kegiatan khusus, TNI Al melaksanakan operasi khusus, diantaranya bekerjasama dengan beberapa negara tetangga. "Indonesia, bersama dengan Malaysia dan Singapura rutin melakukan kerja sama dalam menangani masalah keamanan dan keselamatan di Selat Malaka, termasuk masalah perampokan di laut," ujar dia.

Suara Karya

Kamis, 16 Juni 2011

RI-Korsel Bersatu Hadapi Perompak Somalia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Korea Selatan (ROKN) sepakat kerja sama penanganan perompakan dan pembajakan, serta beragam kejahatan di laut lainnya.

Juru bicara TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tri Prasodjo ketika dikonfirmasi, Rabu, mengatakan, kedua pihak sepakat bertukar informasi hingga latihan bersama menghadapi perompakan atau pembajakan di laut lainnya.

Indonesia Kembali Mendesak Singapura Bebaskan Kapal Gemini

TEMPO Interaktif, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene, mengatakan Pemerintah Indonesia mendesak Pemerintah Singapura segera membebaskan kapal MT Gemini yang telah disandera perompak sejak 30 April 2011. Kapal berbendera Singapura itu disandera perompak di sekitar perairan Somalia. Di kapal itu, ada 13 warga negara Indonesia.

"Kami terus mendesak dan Pemerintah Singapura pun telah berkomitmen membebaskan para awak kapal," kata Michael Tene di Jakarta, Rabu, 15 Juni 2011.

Selasa, 07 Juni 2011

Pelayaran ke Terusan Suez Akan Dijaga Angkatan Laut

TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktur Eksekutif PT Samudera Indonesia Tbk Asmari Herry mengatakan bahwa pelayaran niaga melalui Terusan Suez akan dijaga anggota TNI Angkatan Laut. “Mungkin akan ditambahkan 6-8 anggota militer,” kata Asmari kepada Tempo, Sabtu lalu.

Kebijakan ini diambil setelah Kapal MV Sinar Kudus milik Samudera Indonesia disandera 46 hari oleh lanun Somalia pada 16 Maret lalu. Menurut Asmari, penambahan ini akan meningkatkan biaya operasional kapal yang mencapai US$ 14 ribu dolar per kapal per hari.

Senin, 06 Juni 2011

Perompak Menyamar Jadi Anggota TNI

Metrotvnews.com, Batam: Pelaku perompakan tugboat Mitra Jaya V dan kapal tongkang Makmur Abadi V pada 15-20 mil sebelah barat buoy pengenal Muara Jungkat, Pontianak, Kalimantan Barat, menyamar sebagai anggota TNI saat masuk ke kapal.

"Saat naik ke kapal mereka menyamar menjadi anggota TNI agar ABK tidak curiga," ujar Kepala Satuan Patroli Nusantara Dit Polair Mabes Polri, Kombes Triyono Wibowo di markas Dit Polair Polda Kepri di Sekupang, Batam, Jumat.

Atasi Perompakan, TNI AL Siapkan Dua Opsi Pengawalan

Jakarta - TNI AL menyiapkan dua opsi pengawalan untuk kapal-kapal dagang RI yang melewati laut Arab dan Somalia. Bergabung dengan task forces di perairan Somalia atau menempatkan personel TNI di kapal-kapal dagang RI

"Yang paling penting adalah menjamin keselamatan," ujar Kepala Staf TNI AL, Laksamana Soeparno di sela-sela pertemuan dengan masyarakat maritim di Wisma Elang Laut, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2011).

Senin, 30 Mei 2011

Standar Operasi Antiperompakan TNI AL Dapat Pengakuan AS

JAKARTA--MICOM: Amerika Serikat (AS) dan Indonesia akhirnya merampungkan latihan gabungan di perairan Selat Sunda pada Minggu (29/5). Simulasi antiperompakan menjadi salah satu agenda Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) ke-17. Menurut komandan 'Negeri Paman Sam', TNI Angkatan Laut (AL) sudah cukup siap untuk bergabung ke dalam pasukan gabungan antilanun di Somalia.

Satkor Koarmatim Latih Tim Anti Pembajakan

Tim Visit Boarding Search And Siezure (VBSS) Satkor Koarmatim beraksi diatas KRI Nala-363 yang sedang bersandar di Dermaga Penjelajah Koarmatim Ujung Surabaya Rabu (25/05).

25 Mei 2011, Surabaya (Dispenarmatim): Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim melatih tim anti pembajakan di laut yang terdiri dari dua tim berjumlah 16 personel Visit Boarding Search And Seizure (VBSS). Tim VBSS saat ini sedang berlatih diatas Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Nala-363 yang sedang bersandar di Dermaga Penjelajah Koarmatim Ujung Surabaya (25/05) dengan dipimpin oleh ketua koordinator Kapten Laut Hafidz yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Divisi Bahari (Kadivbah) KRI Ahmad Yani-351.

AL AS Serbu Perompak Somalia, Kapal yang Dibajak Tenggelam dan Kapten Kapal Tewas

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kapten kapal Taiwan yang dibajak tewas dalam tembak-menembak antara pasukan Angkatan Laut AS dan perompak Somalia, dan pemerintah Taiwan mengungkapkan keprihatinan atas insiden tersebut, kata seorang pejabat Taiwan, Ahad.

Kapal nelayan Jih-chun Tsai 68 dengan berat 80 ton, yang diawaki oleh 10 orang Indonesia dan Kapten Wu Lai-yu, dibajak pada Maret 2010 ketika sedang berlayar di perairan lepas pantai Somalia. Kapal nelayan itu tenggelam dan tiga perompak tewas, kata kementerian tersebut.

Senin, 09 Mei 2011

Tiga Perompak Ditembak Mati Setelah Menembaki Helikopter TNI AL

BEKASI, (PRLM).- Penantian Tiur Maida (33) dalam kecemasan selama 53 hari berakhir. Kesempatan untuk kembali berkumpul bersama suami tercinta, Irnius Nggotu (47), akhirnya tiba.

Minggu (8/5), sang suami yang merupakan salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Sinar Kudus yang ditawan Perompak Somalia akhirnya bisa kembali bercengkrama di kediaman mereka di Komplek Alinda II Blok B9 Nomor 12, Kelurahan Kali Abang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara.

Denjaka-Perompak Baku Tembak, ABK Resah & Pasrah

INILAH.COM, Jakarta - Baku tembak antara pasukan khusus TNI AL Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) dengan perompak Somalia terjadi dalam jarak jauh.

Salah satu ABK MV Sinar Kudus, Hari Suhairi membenarkan kabar terjadinya baku tembak sebagamana diklaim pemerintah Indonesia. Namun, apakah ada balasan atau tidak dari pihak perompak, dia tidak tahu persis.

ASEAN Gelorakan Perang Lawan Perompakan

JAKARTA--MICOM: Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) sepakat untuk melawan segala bentuk pembajakan dan atau perompakan bersenjata di laut.

"Kami menggarisbawahi pentingnya memperkuat kapasitas kita terhadap isu keamanan maritim, khususnya untuk melawan pembajakan dan perompakan bersenjata di laut," demikian pernyataan Ketua ASEAN 2011, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada akhir KTT ke-18 ASEAN di Balai Sidang Jakarta, Minggu (8/5) petang.

Sabtu, 23 April 2011

TNI Terus Awasi Kapal Sinar Kudus di Somalia

Jakarta (ANTARA News) - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengatakan bahwa pasukan TNI yang berada di sekitar Somalia terus memantau situasi kapal MV Sinar Kudus yang disandera beserta krunya oleh kawanan perompak.

"Pasukan siaga terus. Kita masih standby," kata Agus Suhartono di kantor kepresidenan di Jakarta, Kamis.

Agus menegaskan, TNI selalu siap dengan semua opsi, termasuk serangan militer untuk menyelesaikan pembajakan tersebut.